fbpx

Harapan Tangkal Garut , Penanaman 150 pohon di kaki Gunung Cikuray

Kegiatan penanaman pohon dikaki Gunung Cikuray ini dilaksanakan oleh gabungan komunitas-komunitas lokal Garut yang peduli kepada Garut, hari minggu kemarin, 20 November 2016.

Setelah 2 bulan lalu banjir bandang melanda Garut, kini berbagai aksi penanaman mulai banyak dilakukan untuk merehabilitasi daerah-daerah resapan air. Salah satunya adalah penanaman 150 Pohon dikaki Gunung Cikuray oleh gabungan komunitas-komunitas lokal Garut yang peduli kepada Garut, hari minggu kemarin, 20 November 2016. Kegiatan ini diberi nama HarTa Garut, yang merupakan kependekan dari Harapan Tangkal Garut.

Penanaman pohon tersebut dilaksanakan di Werkip, Desa Ciela, Kecamatan Bayongbong, tepat di kaki gunung Cikuray. Banyak komunitas yang peduli Garut ikut andil dalam menyukseskan kegiatan yang diinisiasi oleh MTMA (My Trip My Adventure) Garut ini. Beberapa komunitas yang turut hadir diantaranya Melong Garut, Garut Turunan Kidul, Potret Garut, Green Generation Garut, IGers Garut, Wisata Garut, Pikanyaah Garut, One Piece Fans Garut, serta dari tim Jelajah Garut yang ikut meliput keberjalanan kegiatan.

Bibit Pohon Siap Untuk Ditanam

Peserta Kegiatan Penanaman HarTa Garut

Penanaman ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Perum Perhutani, Babinsa (Bintara Pembina Desa) Ciela, LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Gunung Cikuray, serta dari masyarakat sekitar. Pak Asep dari Perhutani berpesan agar generasi muda bisa terus ikut andil dalam melestarikan hutan dan gunung, serta berharap penanaman bibit pohon dikawasan hutan yang gundul diterus digalakan.

HarTa Garut - Harapan Tangkal Garut

HarTa Garut – Harapan Tangkal Garut

Kegiatan ini dimulai pada pukul 10.00 pagi. Peserta dari berbagai komunitas sudah berbondong-bondong membawa bibit pohon yang terdiri dari bibit pohon alpukat dan mahoni. Peralatan untuk menanam pun banyak yang membawa dari rumahnya masing-masing. Antusiasme para peserta penanaman pohon ini memang terlihat luar biasa.

Selesai kegiatan penanaman, para komunitas saling mengakrabkan diri dengan memperkenalkan komunitas masing-masing. Kegiatan kemudian diakhiri dengan botram alias makan bersama untuk mempererat persaudaraan antar komunitas di Garut.

Botram di acara HarTa Garut

Selain untuk memberikan kontribusi terhadap alam Pangirutan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemersatu para komunitas untuk selalu bersama membuat karya demi kemajuan Garut, sesuai dengan kapabilitas masing-masing, baik dari segi sosial, budaya, dan pariwisata. HarTa Garut yang tadinya merupakan kependekan dari Harapan Tangkal Garut memang bisa juga berarti Harapan Tanah Garut, dimana harapan itu berada pada tangan para pemuda yang tidak lelah berkarya demi kemajuan Garut.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Pin It on Pinterest

Shares
Share This